Notification

×

Iklan

Iklan

Revitalisasi Pendidikan 2026 Mulai Berjalan, SMA IT Tunas Bangsa Dapat Rehab Berat dan Bangunan Baru

Senin, 14 September 2026 | September 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-19T12:26:06Z

BONGKARJEJAK, JAWA BARAT - Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran 2026 mulai menunjukkan hasil di sejumlah sekolah di Jawa Barat. Salah satunya di SMA IT Tunas Bangsa, Kampung Hegarmanah, RT 003/RW 001, Desa Sinar Bakti, Kecamatan Kadu Panak.

Sekolah tersebut mendapatkan dukungan revitalisasi berupa rehabilitasi berat dua ruang kelas, pembangunan satu ruang kelas baru, serta satu ruang toilet. Pekerjaan yang tengah berlangsung itu kini dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen.

Program tersebut menjadi angin segar bagi pihak sekolah dan para siswa. Selain memperbaiki fasilitas yang ada, pembangunan ruang kelas baru diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Dari sisi bangunan, fasilitas yang tengah dikerjakan mengusung desain arsitektur yang dinilai modern dan representatif. Kehadiran sarana tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki wajah fisik sekolah, tetapi juga ikut menunjang kegiatan belajar mengajar.

Menariknya, pengerjaan revitalisasi juga melibatkan tenaga kerja lokal. Pengelolaannya dilakukan oleh pihak sekolah bersama orang tua murid, sehingga keberadaan program tidak hanya berdampak terhadap fasilitas pendidikan, tetapi turut membuka keterlibatan masyarakat sekitar dalam proses pembangunan.

Salah seorang pekerja, Nano, mengaku menyambut baik adanya program tersebut. Menurutnya, kondisi fasilitas sekolah memiliki kaitan erat dengan kenyamanan siswa saat mengikuti pembelajaran.

“Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tentu sangat membantu. Dengan fasilitas yang lebih baik, mudah-mudahan siswa semakin nyaman dan semangat dalam menuntut ilmu,” ujar Nano.

Ia berharap program revitalisasi pendidikan tidak berhenti pada pembangunan di SMA IT Tunas Bangsa, tetapi dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain yang masih membutuhkan perbaikan fasilitas.

Nano juga berharap lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren turut mendapat perhatian dalam program peningkatan sarana pendidikan.

“Semoga program ini bisa sampai ke setiap titik, baik sekolah maupun pesantren. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kementerian, para dewan, Bapak Presiden, Bapak Gubernur, dan Bapak Bupati. Mudah-mudahan bantuan di bidang pendidikan maupun bidang lainnya ke depan semakin meningkat,” ungkapnya kepada awak media.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 70 persen, penyelesaian revitalisasi di SMA IT Tunas Bangsa kini menjadi bagian yang dinantikan. Jika rampung sesuai rencana, fasilitas yang direhabilitasi dan dibangun tersebut diharapkan segera memberikan manfaat langsung bagi aktivitas pendidikan dan para siswa. ( Nurjana) 
×
Berita Terbaru Update