Notification

×

Iklan

Iklan

Kebakaran Lahan Gambut Kembali Terjadi, Api Nyaris Kepung Permukiman Warga,di sematang borang Palembang

Rabu, 16 September 2026 | September 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-19T12:24:56Z


BONGKAR JEJAK.COM PALEMBANG,— Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Sematang Borang, Rabu (16/9/2026). Kobaran api yang melahap puluhan hektare lahan gelam dan gambut terus merambat hingga mendekati kawasan permukiman warga.

Titik api dilaporkan pertama kali terlihat di sekitar depan Perumahan Cahaya pada siang hari. Dalam waktu berikutnya, kobaran api merambat cukup cepat menuju kawasan Bukit Intan Residence 2 dan nyaris memasuki area permukiman.

Kondisi tersebut membuat warga sekitar panik. Ancaman api semakin serius ketika kobaran memasuki kawasan yang dipenuhi tanaman kayu gelam dan lahan gambut, yang membuat api sulit dikendalikan serta menyulitkan petugas menjangkau titik-titik kebakaran.

Ketua lingkungan setempat, Lusiman, mengatakan kondisi medan menjadi salah satu persoalan utama dalam proses pemadaman. Akses menuju lokasi kebakaran yang sulit membuat personel pemadam harus bekerja lebih keras untuk mendekati sumber api.
Menurut Lusiman, warga tidak tinggal diam. Masyarakat sekitar turut turun langsung dan berjibaku bersama personel pemadam kebakaran untuk mencegah api semakin meluas ke arah permukiman.

«“Api makin membesar ketika memasuki lahan kayu gelam. Akses masuk untuk personel Damkar juga sulit,” jelas Lusiman.»

Untuk menangani kebakaran tersebut, empat unit mobil Damkar Kota Palembang telah dikerahkan ke lokasi. Selain itu, satu unit kendaraan BPBD Kota Palembang turut diterjunkan untuk membantu proses penanganan.

Namun, persoalan tidak berhenti pada sulitnya medan. Warga juga mengeluhkan terbatasnya akses sumber air di kawasan perumahan. Kondisi itu membuat petugas pemadam harus menempuh jarak lebih jauh untuk mengambil maupun mengisi kembali pasokan air.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika api masih terus menyala dan bara kebakaran belum sepenuhnya dapat dipadamkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun, bara api masih terlihat menyala di sejumlah titik lahan yang terbakar.

Di tengah upaya pemadaman, muncul pertanyaan yang belum terjawab: dari mana sebenarnya api pertama kali berasal dan apa penyebabnya?

Masyarakat meminta pihak berwenang tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga melakukan penelusuran terhadap titik awal munculnya api. Terlebih, kebakaran terjadi di lahan yang cukup luas dan lokasinya berdekatan dengan kawasan permukiman.

Warga berharap sumber awal dan penyebab kebakaran dapat segera diketahui secara jelas. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran, masyarakat meminta persoalan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Pasalnya, kebakaran lahan bukan hanya menghanguskan vegetasi dan lahan gambut, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan warga apabila api kembali meluas dan mendekati permukiman.
×
Berita Terbaru Update